Kamis, 04 Februari 2010

Puisi-Puisi Catatan Hati Penghujung 2009

Curah kinanti 

Jika diriku merasuki kabut hitammu
Mata nalar rajutan durjana fana
Terungkit oleh ucap sang pujangga
Dirangkai akar serajut murka
Semakin miris di tangan para durjana
Sikuet senja itu makin menyilaukan hati
Terisak muaian sial mentari
Air mata kinanti
Membentuk patung cinta perisai mati

Banjarbaru,Sabtu 26 Desember 2009

Dirimu yang Terakhir

Keraguan ini hampa
Saat kau menepis kegusarannya
Sewindu saatku melihat sosokmu
Seuntai rindu terpanjat di senyummu
Namun ragaku bimbang
Saat menemui jiwamu
Untuk yang terakhir kalinya

Banjarbaru,Jum’at 25 Desember 2009

Tirai Malam

Serak gersang embun fajar
Pupus merona ditelan rinai
Langit yang mendengarkan cerita malam
Menghamparkan kabar di penjuru sunyi
Riak bening yang memancarkan aura
Gegap-gempita semesta jiwa
Bintang berirama….
Langit berdendang….
Rona di hati cakrawala menyapa-Nya
Tak akan terbendung kuasa sang gulita
Sinai permai redup membahana
Cipratan api sejukan angin
Selintir makhluk terbangkan mimpi
Impian segala suka maupun duka
Zaman kini telah bergelombang
Menembus benteng di tirai malam

Palangkaraya,Kamis 31 Desember 2009

 Banjarbaru,4 Februari 2010
Oleh:Arief Rachman Heriansyah
arief_brian@yahoo.co.id

12 komentar:

ardy_s@mpit.com mengatakan...

hanya itukah yang kau dapat....

Zian X-Fly mengatakan...

Ya. Kirim gin dah ke bpost.

rony danuarta mengatakan...

bagusnya puisinya, rugi kada di kirim di b post.........

Qori mengatakan...

jangan mau dijilat dengan pujian....

!!!!

posting puisi lagi ya,,,bolehlah???

yusami mengatakan...

curahan hati yang terangkai dengan apik dalam puisi, salam kenal.

mandor tempe mengatakan...

Wah puisinya kereenn, saya suka sekali dengan rangkaian kata-katanya

M.Ansyar mengatakan...

Wahh,, puisi yang menawan....

M Mursyid PW mengatakan...

Lovely poem!

World Soccer mengatakan...

wuih kereeeeeeeen...

Pa kbr Rif? oya tolong add link blogku yang di http://www.ombungsoccer.co.cc/

blog arif dah ku add disana.trims

Edelweis mengatakan...

Berattt..dallemmm..
Kata-katanya ketinggian (bg aku)...
Tp bgs...heuheu,,,

ROSMANA APOLLA PUTERA mengatakan...

Mantap puisinya! Jadi handak jua bisa maulah puisi...

pohon yang berubah mengatakan...

mantabbbbbbbbbbbb